Audiovox 6700 - VertikalBeberapa bulan yang lalu seorang rekan minta pendapat tukangKOMENTAR tentang keinginannya membeli PDA phone sebagai pelengkap gaya hidup dan pendukung mobilitas tingginya dan tidak ketinggalan sesuai dengan ukuran kantongnya yang tidak tebal-tebal amat.

Dengan permintaan seperti itu, tukangKOMENTAR memberi saran ke rekan tersebut untuk mencoba Audiovox 6700, sebuah PDA phone berbasis CDMA keluaran Audiovox. Dengan harga berkisar di Rp 2,5-3 juta-an, Audiovox 6700 menjadi sebuah pilihan yang pas buat anggaran ekonomis, tampilan stylish, dan kemampuan bagus.

Meskipun barang refurbished (beberapa iklan klaim kalo Audiovox 6700 barang non-refurbished) yang masuk ke pasar PDA Indonesia tahun 2005/2006, Audiovox 6700 masih menawarkan sejuta pesona buat penggemar PDA phone. Berikut tukangKOMENTAR mencoba mendata kelebihan dan kekurangan Audiovox 6700 berdasarkan pemakaian singkat, komentar rekan-rekan, dan sumber-sumber terbuka di internet.

  1. Bodi kecil kira-kira seukuran O2 mini dan HP Ipaq 6828, hanya sayangnya agak tebal karena dilengkapi dengan papan ketik geser (sliding keyboard).
  2. Warna hitam (dof) menjadikan Audivox 6700 kelihatan keren. Buat yang gak suka hitam boleh coba lirik saudara kembar Audiovox 6700 yang dikeluarkan oleh Sprint. Sayangnya, ini mungkin karena refurbished, di beberapa bagian cat hitam gampang terkelupas setelah pemakaian beberapa lama.
  3. Audiovox 6700 berbasis pada system operasi Windows Mobile 5.0 Pocket PC yang lumayan baru…he he he..dibandingkan dengan yang lama lho maksudnya.
  4. Audiovox 6700 adalah PDA phone berbasis pada jaringan CDMA (800 dan 1900 mhz) yang memungkinkan kita menelpon, ber-SMS, dan berselancar di internet dengan menggunakan layanan provider seperti mobile-8 (fren), Telkom Fleksi, Starone, Esia, dll.
  5. Terdapat dua versi dipasaran, versi RUIM (dilengkapi dengan slot kartu CDMA) dan versi inject. Menurut pengamatan tukangKOMENTAR, versi RUIM sepertinya adalah versi “utak-utik” dari versi inject. Pada beberapa kasus versi RUIM sering gagal membaca RUIM mobile-8. Menurut para penjual hal ini disebabkan karena beda voltage. Benarkah? Gak tau juga ya……Silakan diskusi di bagian komentar.
  6. Audiovox 6700 menggunakan CDMA 2000 1x EVDO yang diklaim setara dengan kecepatan koneksi data 3G-nya GSM (beberapa malah klaim setingkat dengan 3,5 G). Bisa dibilang Audiovox 6700 merupakan perangkat berbasis HSDPA (high speed downlink packet access).
  7. Untuk koneksi jaringan, Audiovox 6700 juga dilengkapi dengan WiFi 802.11b dan Bluetooth 2.1.
  8. Kamera 1.3 MP juga disandang Audiovox 6700, tetapi yah…kalo anda punya kamera digital buat apa mengambil resiko momen istimewa anda tidak terabadikan dengan baik.
  9. Audiovox 6700 dapat menyajikan tampilan horisontal pada saat sliding keyboard ditarik.
  10. Keyboard bisa dibilang lebih pas buat anda yang berjari lentik. Jadi pas dengan rekan tukangKOMENTAR yang juga berjari lentik…he he he.
  11. Ketika membeli Audiovox 6700 jangan kaget kalau melihat dos-nya. He he…sama sekali gak representative. Buku petunjuk pun hanya untuk operating systemnya…itupun kebanyakan copy-an. Tapi jangan kuatir, banyak informasi di internet mengenai Audiovox 6700.
  12. Garansi? Mereka cuman berani memberikan garansi toko selama 1 minggu s/d 3 bulan tergantung seberapa baik hubungan anda dengan toko tersebut.
  13. Nyaman dipakai? Well…seperti juga barang-barang mungil yang lainnya, anda akan sedikit mengalami kesulitan ketika harus mengetik sebuah cerita pendek (cerpen) dengan memakai Microsoft Word atau membuat neraca dengan Excel.
  14. Karena digawangi oleh Windows Mobile 2005, beragam pilihan aplikasi tersedia bagi Audiovox 6700.
  15. Batere terus terang agak boros, terutama ketika anda mengaktifkan CDMA bersamaan dengan WIFI dan Bluetooth. Beberapa review di internet menyatakan hari adalah waktu terbaik batere Audiovox 6700.
  16. Pesaing serius (peer to peer): TREO 700W (CDMA)
  17. Harga? Menurut pengamatan tukangKOMETAR kisaran harga saat ini (Januari 2008) antara Rp 2,9-3,5 juta.