iPhone Generasi PertamaApple memang luar biasa. Itu kalimat pertama yang terucap saat tukangKOMENTAR mencicip-pakai telepon genggam langsiran Apple yang diberi nama iPhone generasi pertama milik teman. Sempat juga untuk beberapa menit tertipu dengan tampilan yang mirip dengan iPod Touch. Karena memang ukuran dan bentuk mirip dengan iPod Touch, bedanya iPod Touch tidak dilengkapi dengan fungsi telepon.

Karya para desainer di Apple memang selalu ditunggu oleh para gadgeters di berbagai belahan dunia. Seolah tanpa boson memanjakan dunia dengan karyanya, kali ini pun Steve Jobs membawa Apple Inc menjadi salah satu pionir di dunia digital. Lalu apa saja sih yang istimewa dari si iPhone ini? Spek teknis silahkan tengok di bagian akhir artikel ini. Soal komentar dari tukangKOMENTAR? Ini dia beberapa hal yang bisa dikomentari dari si iPhone.

  • Bentuk stylish menjadi andalan utama iPhone. Besar memang, tapi terasa ergonomis ketika dipegang. Apalagi ketika sadar bahwa ukuran yang cukup besar ini dsebabkan karena layar yang memang besar untuk ukuran smartphone.
  • Kesan minimalis ditonjolkan dengan sangat kuat di semua sisi perangkat ini. Tidak banyaknya tombol -hanya ada satu persisnya- di wajah iPhone rasanya memberikan value minimalis sekaligus canggih.
  • Hidupkan iPhone, dan wuzzzzz….mirip iPod Touch, tampilan layar antarmuka yang khas Apple. Touchscreen yang lebar didukung oleh sistem operasi yang sanggup menyajikan fantasi dunia digital di depan mata. Sebuah panel antarmuka komputer berproyeksi holografis menjadi media interaktif yang menuntun kedua tangan anda untuk sibuk menarik, menggeser dan mencari data di sebuah screen transparan. Tidak ada tuts keyboard. Tidak ada mouse. Bahkan tidak ada stylus. Semua interaksi antarmuka dilakukan dengan jari-jari tangan.
  • Sayangnya dengan segala keunikan, kecantikan, dan kecanggihan yang sudah tidak disangsikan lagi, si iPhone ini hadir dengan tanpa mengusung fasilitas 3G. Langsung ilang feeling begitu membayangkan tidakadanya fasilitas 3G pada perangkat komunikasi nirkabel berkelas middle sampai dengan high-end. Sulit membayangkan si iPhone ini akan kalah soal kecepatan koneksi data dengan Nokia 6210 classic (berharga Rp 2 jutaan) yang sudah dilengkapi koneksi data kecepatan tinggi (HSDPA).

iPhone 3G - Twice as fast. Half the price.Tetapi Apple segera menyadari kekurangan ini, buktinya, pada bulan Juni 2008 Apple telah meluncurkan iPhone 2 (baca generasi 2) dengan mengusung fasilitas 3G and push mail. iPhone 3G ini diluncurkan untuk menggaet para pemakai Blackbery produksi RIM (Research in Motion). Penjualan akan dilakukan satu bulan setelah peluncuran. Yang menarik dari iPhone 3G ini menurut Apple adalah aplikasi lebih cepat terutama saat mengakses internet dan harga lebih murah dibandingkan iPhone generasi sebelumnya. Tidak heran kalau moto dari iPhone 3G ini adalah “Twice as fast. Half the price.” Bentuknya sama? Sepertinya tidak banyak berbeda dalam bentuk, kecuali warna body belakang hitam bukan paduan silver seperti iPhone sebelumnya. Rencananya tukangKOMENTAR akan mengulas lebih dalam di bulan mendatang. Just wait and see.:).