tukangKOMENTAR kali ini mencoba mengulas “barang tua” keluaran 2004, yang cukup tenar dikalangan penggemar PDA dan smart phone, Treo 650 CDMA. Sebagai pemakai (fanatik) PDA berbasis Microsoft Windows for Pocket PC, tukangKOMENTAR merasa belum afdol kalau belum mencoba perangkat sejenis berbasis Palm ini. Konon kata orang, perangkat berbasis Palm punya banyak kelebihan dibanding sejawatnya yang mengusung Windows. Kegelisahan itu akhirnya mengantarkan tukangKOMENTAR untuk meminang Treo 650 w yang mengusung Palm OS dan CDMA. tukangKOMENTAR menebus si tua ini dengan Rp. 1,8 juta yang setelah dicek kesana kemari, terutama di ponseljakarta.com merupakan harga “biasa-biasa” aja, alias tidak mahal dan tidak pula murah…hehehe. Berikut ini adalah beberapa hal yang menjadi catatan tukangKOMENTAR setelah mencoba-pakai Treo 650.
Bentuk dan tampilan
Bulky, itu kesan pertama yang dirasakan ketika memegang Treo 650 ini, meskipun pabrikan Treo menyadarinya dan menebus dengan disain yang lumayan cantik dan ergonomis. Dengan ukuran body 13 cm (panjang berikut antena) x 6 cm (lebar) x 2,3 cm (tebal), perangkat satu ini memang terkesan sedikit bongsor, apalagi jika dibandingkan dengan PDA dan smartphone generasi terbaru. Dari sisi tampilan, secara umum tukangKOMENTAR merasa bahwa Treo 650 ini masih layak-tenteng alias tidak malu-maluin, meskipun memang terlihat jadul karena adanya antena. Treo 650 dibalut warna metal grey, silver dan chrome. Beberapa penjual menyebut Treo 650 dengan tambahan embel-embel ”biru” karena pada kondisi penyinaran tertentu terlihat berwarna biru. Gambar di bawah ini menunjukkan perbandingan dimensi, bentuk dan tampilan antara Treo 650 dengan Apple iphone.
Layar sentuh
Treo 650 dilengkapi dengan layar sentuh berukuran 4,7 cm x 4,7 cm. Treo nampaknya merasa ukuran layar sentuh sebesar itu sudah cukup mengingat adanya QWERTY keyboard. Layar sentuh Treo 650 ini terlihat jelas pada beberapa setting brightness yang nampaknya didesain untuk menyajikan kenyamanan pada berbagai kondisi pencahayaan. Treo 650 dilengkapi dengan stylus (sayangnya cukup licin ketika dipegang) dengan ukuran dan bentuk yang memadai.
Keyboard
QWERTY keyboard yang disediakan merupakan bagian yang paling menyenangkan buat pemilik jari lentik. Meskipun sangat efisien tata letaknya (plus iluminasi yang berpendar cantik dalam kondisi gelap dan terang, keyboard agak sulit digunakan oleh anda yang berjari rada big size. Bagi yang belum terbiasa akan sedikit kebingungan ketika harus mengetik ”_” karena penggunaan tombol ”Alt” untuk mengakses banyak hidden symbols di keyboard memang tidak banyak diulas pada manual book. Disertai dengan luminasi warna biru menjadikan keyboard Treo 650 ini terlihat cantik pada kondisi pencahayaan rendah.











tolong dong….
format game untuk treo 650 cdma tuh apa sih??
trus kenapa sudah download game jar masih gak terdeteksi?
please
prc boz
gimana mindahin hasil download an dari komputer ke HP Palm Treo 650?